Jumat, 27 April 2012

MAKALAH perawatan Payudara PKK I

                                                       KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Wawasan Nasional indonesia “.

Penulisan ini merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah PKK 1 pada program studi DIII kebidanan UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR Makassar. Dalam penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki.
 Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Akhirnya kami sebagai penulis berharap semoga Allah memberikan pahala yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal’Alamiin.

                              
 
                                                                                      Makassar, 20 April 2012


                                                                                                PENULIS






                                                                     BAB I
                                                            PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam keluarga khususnya seorang ibu, kehamilan merupakan hal yang paling ditunggu – tunggu. Secara umum pada masa – masa kehamilan banyak mengalami perubahan fisik, alat reproduksi-nya, maupun psikologisnya. Seperti pada muka timbul kecoklatan, alat kandungan makin besar, payudara makin besar dan keras (Manuaba, 1998). Begitu juga pada saat kehamilan trimester III , payudara akan semakin besar dan keras karena adanya retensi air, lemak serta berkembangnya kelenjar payudara dan juga kadang - kadang keluar kolostrum. Tetapi pada kenyataanya masih ada ibu hamil yang kurang paham tentang teknik perawatan payudara sehingga dapat menimbulkan beberapa masalah (www.infoibu.com.2007).

Menurut hasil survey rumah tangga tahun 2000 oleh Badan Statistik, dengan jumlah rata – rata masing – masing propinsi daerah survey 54 % ibu hamil telah memanfaatkan pelayanan kesehatan perawatan payudara. Sedangkan survey data awal yang diperoleh di BPS
 sudah dilakukan penyuluhan tentang teknik perawatan payudara tapi pada kenyataanya data yang didapat dari 20 orang ibu hamil trimester III masih ada 2 orang yang mengalami abses, 3 orang ASI (Air Susu Ibu) tidak keluar dan 2 orang putingnya tidak menonjol. Dari data – data diatas menunjukkan masih kurang tercapainya program tersebut.
Efek negatif tidak melakukan perawatan payudara dan teknik perawatan payudara yang salah pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadinya ASI tidak keluar, puting susu kadang tidak menonjol, produksi ASI sedikit, infeksi pada payudara, payudara bengkak, muncul benjolan di payudara, terjadi mastitis dan abses. Dengan timbulnya beberapa masalah tersebut maka dapat menyebabkan terganggunya proses pemberian ASI pada calon buah hati. (
www.infoibu.com.2007).

B. POKOK PERMASALAHAN
Dalam pembahasan ini kita akan membahas tentang bagaimana cara seorang wanita,atau pun wanita hamil dalam merawat payudara mereka sendiri.

C. TUJUAN
1.     Memelihara kebersihan payudara
2.     Melenturkan dan menguatkan putting susu
3.     Mengeluarkan putting susu yang tertarik ke dalam
4.     Mempersiapkan produksi ASI



                                                                    BAB II
                                                            PEMBAHASAN


A. ANATOMI PAYUDARA
Dalam istilah medik, payudara disebut glandulla mammae yang berasal dari bahasa latin yaitu mammae. Payudara berkembang sejak usia 6 minggu kehamilan dan cepat emmbesar karena pengaruh kadar hormon yang tinggi, yaitu estrogen dan progesteron. Estrogen meningkatkan pertumbuhan duktus-duktus dan saluran penampung. Progesteron merangsang pertumbuhan tunas-tunas alveoli. Hormon-hormon lain seperti prolaktin, growth hormone, adenokortikosteroid dan tiroid juga diperlukan dalam kelenjar susu.
Payudara tersusun dari jaringan kelenjar, jaringan ikat dan jaringan lemak. Bila dilihat dari luar, payudara terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :
  • Korpus (badan), yaitu bagian yang besar
  • Areola, yaitu bagian tengah yang berwarna kehitaman
  • Papilla atau nipple atau puting susu, yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara
Struktur payudara terdiri dari tiga bagian, yaitu kulit, sub kutan (jaringan dibawah kulit) dan corpus mammae. Corpus mammae terdiri dari parenkim dan stroma. Parenkim merupakan suatu struktur yang terdiri dari : duktus lactiferus (duktus), duktulus (duktuli), lobus dan alveolus.
Puting susu dan areola adalah gudang susu yang mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Pada puting susu dan areola terdapat ujung-ujung syaraf peraba yang penting pada proses refleks saat menyusui. Puting susu mengandung otot polos yang dapat berkontraksi sewaktu ada rangsangan menyusui. Dengan akupan bibir bayi yang menyeluruh pada daerah tersebut, ASI akan keluar dengan lancar.
Pada ujung puting susu terdapar 15-20 muara lobus (duktus laktiferus), didalam lobus terdapat 20-40 lubulus , didalam lubulus terdapat 10-100 buah alveoli, didalam alveoli terdapat sel acinin yang mengandung ASI, masing masing alveoli dihubungkan duktus alveoli kemudian membentuk alveolus,sedangkan areola mengandung sejumlah kelenjar minyak yang mengeluarkan cairan agar puting tetap lunak dan lentur.
B. PERAWATAN PAYUDARA
1. Pengertian
Perawatan payudara adalah upaya untuk menjaga kebersihan payudara dan langkah pemeliharaan payudara untuk menghindari terjadinya masalah-masalah yang menghalangi atau menghambat kelancaran proses laktasi.Pada masa menyusui, payudara harus dirawat agar tidak timbul masalah pada masa menyusui.

2. Tujuan perawatan payudara adalah :
• Menjaga kebersihan payudara
• Mencegah terjadinya masalah pada payudara
• Menghindari terjadinya infeksi
• Untuk mengenyalkan puting susu, supaya tidak mudah lecet
• Untuk menonjolkan puting susu
• Menjaga bentuk buah dada tetap bagus
• Untuk mencegah terjadinya penyumbatan
• Untuk memperbanyak produksi ASI
• Untuk mengetahui adanya kelainan

  Perawatan payudara selama kehamilan anda adalah salah satu bagian penting yang harus anda perhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya.  Saat kehamilan payudara akan membesar dan daerah sekitar putting akan lebih gelap warnanya dan juga lebih sensitive.  Semua ini terjadi untuk persiapan tubuh ibu hamil untuk memberikan makanan pada bayinya kelak.


C. Beberapa tips perawatan payudara selama kehamilan:
  • Bila BH anda sudah mulai terasa sempit, sebaiknya mengantinya dengan bh yang pas dan sesuai dengan ukuran anda untuk memberikan kenyamanan dan juga support yang baik untuk payudara anda.
  • Bila anda berencana untuk menyusui anda dapat memulai menggunakan bh untuk menyusui pada akhir kehamilan anda.  Pilihlah bh yang ukurannya sesuai dengan payudara anda, memakai bh yang mempunyai ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran ayudara dapat menyebabkan infeksi seperti mastitis ( suatu infeksi pada kelenjar susu di payudara).
  • Persiapkan putting susu anda.  Dengan lembut putar putting antara telunjuk dan ibu jari anda sekitar 10 detik sewaktu anda mandi.  Jika anda mendapatkan kesulitan atau puting susu anda rata atau masuk kedalam, konsultasikan ke dokter anda, sehingga hal ini dapat diatasi dini untuk mencegah kesulitan nantinya.
  • Pada tahap akhir bulan kehamilan, cobalah untuk memijat lembut payudara didaerah yang berwarna gelap (aerola) dan puting susu, anda mungkin akan mengeluarkan beberapa tetes kolustrum (cairan kental bewarna kekuningan dari putting). Untuk membantu membuka saluran susu.
  • Bersihkan payudara dan puting, jangan mengunakan sabun didaerah putting dapat menyebabkan daerah tersebut kering.  Gunakan air saja lalu keringkan dengan handuk.
© Dr.Suririnah-www.infoibu.com
Berikut ini ide bunda akan memberikan tips bagaimana cara melakukan perawatan payudara selama kehamilan:
1.     Basahi kedua telapak tangan menggunakan babi oil.
2.     Kompres putting susu dengan kapas yang telah diberi baby oil selama 3-5 menit, kemudian diangkat sambil memutar.
3.     Tarik putting susu keluar sambil diputar ke kiri dan ke kanan masing-masing 20 kali.
4.     Pegang pangkal payudara dengan sebelah tangan, lalu lakukan pengurutan dari pangkal payudara ke arah putting susu sebanyak 20 kali secara bergantian.
5.     Pijat putting susu, untuk memastikan bahwa saluran air susu tidak tersumbat.
6.     Bersihkan putting susu sampai pangkal payudara dengan handuk yang sudah dibasahi air hangat hingga bersih.
7.     Hindari penggunaan BH yang menekan payudara, tetapi gunakanlah BH yang bisa menopang payudara anda.
Sebagai catatan untuk para ibu hamil, perawatan payudara ini tidak boleh dilakukan sebelum usia kehamilan anda menginjak 24 minggu atau sekitar 6 bulan. Apabila dilakukan sebelum usia kehamilan menginjak 6 bulan bisa menyebabkan kontraksi uterus yang juga memicu terjadinya perdarahan dalam kehamilan.

D. Perawatan Payudara Normal
Pelaksanaan perawatan payudara pasca persalinan dimulai sedini mungkin yaitu 1 – 2 hari sesudah bayi dilahirkan. Hal itu dilakukan 2 kali sehari.

Pelaksanaan Perawatan Payudara

Persiapan Alat :
• Baby oil secukupnya.
• Kapas secukupnya
• Waslap 2 buah
• Handuk bersih 2 buah
• Bengkok
• 2 baskom berisi air (hangat dan dingin)

Persiapan :
• Siapkan alat dan bahan
• Lakukan informed consent pada pasien
• Cuci tangan
• Berdiri dibelakang ibu

Pelaksanaan :
1. Siapkan alat dan bahan
Letakkan alat dan bahan secara ekonomis
2. Lakukan informed consent
Jelaskan tindakan yang akan dilakukan sampai klien mengerti dan menyetujui tindakan yang akan kita lakukan
3. Cuci tangan
Biasakan mencuci tangan sebelum tindakan dibawah air mengalir dengan menerapkan 7 prinsip mencuci tangan
4. Tempelkan kapas yang sudah diberi minyak kelapa selama ± 5 menit, kemudian puting susu dibersihkan
5. Licinkan ke-2 tangan dengan minyak
6. Tempatkan ke-2 telapak tangan diantara ke-2 payudara
7. Lakukan pengurutan, dimulai kearah atas, kesamping lalu kebawah. Dalam pengurutan posisi tangan kanan kearah sisi kanan dan tangan kiri kearah sisi kiri
8. Teruskan pengurutan kebawah, kesamping, melintang, lalu kedepan.Setelah pengurutan kedepan dilepaskan dari payudara, ulangi gerakan 20-30 kali untuk tiap payudara
9. Sokong payudara dan urut dengan jari tangan.
Sokong payudara kiri dengan tangan kiri lalu 3 jari tangan kanan memutar sambil menekan mulai dari pangkal payudara sampai pada putting susu. Lakukan tahap yang sama pada payudara kanan, lakukan 2 kali gerakan pada tiap payudara
10. Sokong payudara dan urut sisi kelingking.
Sokong payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan yang lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah tepi kearah putting susu. Lakukan tahap yang sama pada kedua payudara. Lakukan gerakan ini sekitar 30 kali.
11. Bersihkan payudara dengan waslap
Membersihkan payudara dari bekas minyak dengan menggunakan waslap basah dan hangat.
12. Lap payudara ibu dengan handuk kecil dan gunakan handuk kering untuk mengelap

13. Mencuci tangan
Biasakan mencuci tangan setelah tindakan dengan menggunakan 7 prinsip mencuci tangan
.

Keterangan Gambar :


Gambar 2.1. Pengurutan buah dada dari tengah ke samping kemudian ke bawah


Gambar 2.2. Pengurutan buah dada berputar dari tengah ke samping kemudian ke bawah


Gambar 2.3. Pengurutan buah dada berputar dari tengah ke samping kemudian ke bawah


Gambar 2.4. Pengurutan buah dada dari pangkal ke puting.





                                                           BAB III
                                                       PENUTUP

A. KESIMPULAN
Perawatan payudara selama kehamilan anda adalah salah satu bagian penting yang harus anda perhatikan sebagai persiapan untuk menyusui.
Cara pengurutan payudara
1. Massage ( pemijatan )
2.



B. SARAN
Perawatan atau pijat payudara perlu dilakukan beberapa hari menjelang persalinan, atau sekitar usia kehamilan 32 minggu. Lakukan perawatan ini hingga setelah melahirkan.
  Dikerjakan dengan sistematis dan teratur
  Menjaga kebersihan sehari-hari
  Nutrisi harus lebih baik dari sebelum hamil
  Memakai bra yang bersih dan menopang payudara
  Dilakukan setelah usia kehamilan lebih dari 6 bulan








                                                     DAFTAR PUSTAKA

© Dr.Suririnah-www.infoibu.com



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar